Hatespeech Sebagai Pelanggaran Etika Berinternet Dan Berkomunikasi Di Media Sosial

Artika Surniandari

Abstract


Alat komunikasi berupa handphone yang biasa digunakan untuk telepon dan pesan singkat saat ini sudah sangat pesat perkembangannya dan smartphone sangat mudah ditemui dan dijual dengan harga bersaing sehingga tidak menutup kemungkinan semua kalangan dapat memiliki dan menggunakan smartphone tersebut. Selain browsing, chatting dan email, media sosial saat ini seolah menjadi kebutuhan yang seolah dapat lebih membuat hidup lebih bervariasi dan tidak monoton. Imbas penggunaan media sosial adalah semakin luasnya penyebaran berita dan semakin mudahnya seseorang menyampaikan aspirasi dan pendapatnya terhadap tayangan berita atau status yang ditampilkan pemilik akun lain dalam akun sosial media yang dimilikinya. Setiap perkataan mengandung makna tersendiri begitu pula dengan status yang dituliskan sebagai ungkapan dan gambaran perasaan seseorang. Melalui status dapat digambarkan kondisi yang sedang dialami seseorang ataupun karakter yang dimilikinya karena lewat kata kata yang dituliskannya dengan penggunaan tanda baca dan kata kata yang dipilihnya seseorang dapat menggambarkan kemarahan, kesedihan ataupun kekecewaan. Terkadang kita tidak menyadarinya bahwa tulisan itu mengandung unsur kebencian. Pada penulisan kali ini, penulis akan coba membahas tentang status status yang termasuk hatespeech dengan demikian dapat diidentifikasi status yang mengandung unsur kebencian yang seperti apa yang masuk dalam kategori hatespeech agar kita dapat menghindarinya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.